OPEN HOUSE BERAKHIR, Ribuan Siswa SMP/MTs Se-Provinsi Aceh Mengambil Formulir Pendaftaran

OPEN HOUSE BERAKHIR, Ribuan Siswa SMP/MTs Se-Provinsi Aceh Mengambil Formulir Pendaftaran

BANDA ACEH-Pelaksanaan Promosi dan Sosialisasi Program Sekolah (Open House) tahun 2019 berakhir pada Selasa, 12 Maret 2019. Ini merupakan kegiatan tahunan dilaksanakan setiap tahunnya di SMK-SMTI Banda Aceh. Untuk tahun 2019, kegiatan yang mengundang 40 SMP/MTs Negeri/Swasta di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar ini sudah dilaksanakan sejak Senin, 11 Februari 2019.

Kepala SMTI Banda Aceh, Bapak Hariyanto, sebagai salah satu nara sumber dalam kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Aula Gedung A, menyampaikan, “Kunjungan Siswa SMP/MTs Negeri/Swasta ke SMK-SMTI Banda Aceh dalam rangka bimbingan karier bagi siswa SMP/MTs tentang pemahaman SMK sebagai sekolah vokasional di bawah Kementerian Perindustrian. TP 2019/2020, SMK-SMTI akan menerima sebanyak 240 siswa untuk 3 jurusan (8 kelas). Jadi, pada TP 2019/2020 telah dibuka satu jurusan baru yaitu Jurusan Teknik Mekanik Industri. Dari 8 kelas yang direncanakan, 1 kelas dialokasikan untuk jurusan baru tersebut.”

Selanjutnya ia menambahkan, “Disetujuinya pembukaan jurusan baru tersebut oleh Kementerian Perindustrian merupakan upaya untuk memenuhi permintaan dunia industri sekaligus mendidik dan melatih SDM industri khususnya Aceh yang kompeten dan mampu menghadapi revolusi industri 4.0. Jadi, siswa SMP/MTs yang hadir pada acara Open House ini, jangan sampai sekolah yang telah memiliki fasilitas lengkap dan high quality serta guru-guru pengasuh mata pelajaran berkompeten pada bidangnya ini dinikmati oleh orang lain. Saya berharap yang menikmati fasilitas yang disediakan oleh pemerintah ini adalah Putra Daerah Aceh. Nantinya, merekalah yang akan memajukan dunia perindustrian yang ada di Aceh.”

Bapak M. Kasir, Wakasek Bidang Hubungan Industri dan Alumni, sebagai ketua pelaksana kegiatan Open House sekaligus salah satu narasumbernya menginformasikan bahwa program ini dilaksanakan setiap tahun bertujuan tidak hanya memperkenalkan kepada masyarakat tentang sekolah vokasi SMTI Banda Aceh ini, melainkan juga untuk membuka pola pikir siswa SMP/MTs agar lebih bijak dalam menentukan pilihan dalam melanjutkan pendidikan.

Mendukung informasi yang disampaikan oleh semua narasumber di hari-hari sebelumnya, ia menambahkan “Mengapa harus masuk ke SMTI? Karena, siswa SMTI setelah lulus memiliki tiga keunggulan. Pertama, alumni SMTI selain ijazah juga mendapatkan sertifikat profesi dan bisa langsung melamar pekerjaan di perusahaan yang diinginkan. SMTI telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 yang bisa mengeluarkan sertifikat kompetensi berstandar nasional. Hal ini tentunya sangat memabantu alumni untuk melamar pekerjaan di perusahaan manapun. Kedua, bagi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, sama halnya dengan alumni SMA/MA lainnya, alumni SMTI berkesempatan sama untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Terakhir, alumni SMTI dengan modal life skill yang dimiliki, seharusnya mampu untuk membuka usaha sendiri karena di SMTI dididik dan dilatih program aneka industri yang dilengkapi dengan Laboratorium Aneka Industri dan didukung oleh laboratorium-laboratorium lainnya.”

Selain kegiatan indoor, para siswa SMP/MTs ini juga diajak plant tour yang dipandu oleh siswa SMTI Banda Aceh kelas X dan XI. Ada beberapa lokasi tujuan plant tour ini. Pertama, Gedung Miniplant Turunan Crude Palm Oil (CPO). Di lokasi ini, siswa peserta Open House ini diperkenalkan tentang peralatan-peralatan yang ada di pabrik mini ini dan bagaimana proses pengolahan turunan CPO hingga menjadi produk yang siap dikonsumsi. Lokasi kedua adalah Laboratorium Instrumen. Ini merupakan salah satu laboratorium kimia analis yang ada di Gedung C. Selanjutnya yang ketiga adalah Laboratoirum Aneka Industri. Di loboratorium ini, peserta Open House diperkenalkan aneka industri yang bisa menjadi modal life skill untuk membuka dunia usaha setelah menyelesaikan pendidikan di SMTI Banda Aceh. Lokasi keempat adalah Laboratorium Multimedia. Disini, para peserta Open House mendapatkan informasi terkait kegiatan yang berhubungan dengan komputasi. Lokasi terakhir adalah Gedung Workshop Bengkel Mekatronika.

Pada waktu yang sama dengan pelaksanaan kegiatan Open House ini, juga dilaksanakan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Jadi, siswa SMP/MTs peserta Open House, setelah mengikuti sosialisasi di ruang Aula Gedung A dan plant tour ke beberapa lokasi di Lingkungan SMK-SMTI Banda Aceh, bisa langsung mendaftar sebagai calon siswa SMTI Banda Aceh TP. 2019/2020. Berdasarkan informasi dari panitia PPDB, per Selasa, 12 Maret 2019 jumlah pengambil formulir sebanyak 1.195 calon siswa.

Proses pendaftaran selanjutnya yaitu mengembalikan formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap dan melampirkan beberapa item yang diwajibkan sebagai persyaratan pendaftaran. Salah satu persyaratan tersebut adalah melampirkan surat keterangan tidak buta warna dari instansi kesehatan.

Mengapa hal ini harus dilampirkan? Karena, sebagai sekolah teknologi industri, siswa yang menempuh pendidikan di sekolah ini harus bebas dari buta warna untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan terjadinya bahaya selama pendidikan bahkan pada saat berkerja di dunia industri nantinya. Jadi, bila calon siswa didiagnosis buta warna, yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti tahap pendaftaran selanjutnya.

Berdasarkan informasi lanjutan dari panitia PPDB, hingga berita ini diterbitkan sudah ada sebanyak 133 siswa yang dinyatakan lulus sebagai siswa baru SMK-SMTI Banda Aceh TP. 2019/2020. Ini juga merupakan warning bagi calon siswa yang belum mendaftar, agar segera melakukan pendaftaran mengingat kuota siswa untuk TP. 2019/2020 ini hanya 240 siswa.(DEL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *