The Golden of Cinquanta (Angkatan Ke-50 SMK-SMTI Banda Aceh)

The Golden of Cinquanta (Angkatan Ke-50 SMK-SMTI Banda Aceh)

THE GOLDEN OF CINQUANTA ’50

Hai, semua…!!! Sekarang sudah sampai waktunya kami harus pamit untuk melangkah ke depan mengejar apa yang kami cita-citakan. Berat memang meninggalkan kebiasan kami selama 3 tahun, yang tak pernah pulang siang, pun jika harus, kami akan tetap di sekolah hingga maghrib menjelang. Seperti itulah SMTI menjadi rumah kedua bagi kami, yang selalu menunggu pagi agar bisa kembali sekolah, yang pada hakikatnya kami pulang ke rumah, berkumpul bersama guru dan teman layaknya sebuah keluarga.

Maafkan kami yang terlalu nakal Buk, Pak. Segudang ilmu yang telah kalian berikan takkan bisa kami gantikan. Harapan kami semoga Yang Maha Kuasa memberi kalian kesehatan dan kekuatan agar terus bisa mendidik generasi-generasi setelah kami.

Adik-adikku tersayang! Kalian adalah penerus kami, melanjutkan cerita yang telah kami ukir di sekolah tercinta ini. Kalian pun nanti akan berpisah dengan tempat yang kami sebut rumah ini. Jadi, kami harap kalian menikmati setiap waktu dan kejadian yang akan menjadi kenangan manis jika dikenang nanti. Jadilah adik-adik kakak yang baik budi dan kami sayangi ya, Dik.

Terimakasih SMTI Aceh, telah menjadi bagian dari perjalanan panjang kami. Suatu kehormatan bisa menjadikanmu rumah kedua kami. Mungkin tak banyak yang bisa kami berikan untuk sekolah ini. Hanya sebatas kenangan yang kami harap takkan pernah pudar. Maafkan kami Generation of Aurum’50 jika perbuatan dan sikap kami menyakiti siapapun. Kami takkan pernah melupakan sejarah ini.

THE GOLDEN GENERATION’50

SMK SMTI BANDA ACEH 2016-2019 🙂

==================================

Sudah waktunya sekolah melepaskan Generation of Aurum ’50. Iya, kalian seperti sebuah unsur emas. Wajah kalian tetap terukir manis di setiap sudut sekolah. Kilau kalian takkan pernah hilang. Ciri khas, canda, dan tawa serta kenakalan kalian menjadi suatu kenangan sulit untuk Sekolah lupakan.

Terimakasih telah mengukir prestasi hingga akhir perpisahan. Generasi yang tak pernah pulang siang. Harapan kami belum tuntas. Masih besar keinginan kami melihat kalian berhasil dalam kesuksesan, dan kami sudah cukup bangga menjadi bagian dari sejarah perjalan panjangmu, Nak. Ini bukan perpisahan. Banyak waktu untuk kita kembali mengenang, bukan esok mungkin, tapi nanti kita akan kembali bertemu, melukis kembali kenangan yang tertunda, atau dengan secangkir teh kita mengulang cerita, dan menjaga tali silaturahim agar tak pernah terputus.

SMK-SMTI BANDA ACEH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *