Siap Masuk DU/DI, Lulusan Angkatan ke-50 DILANTIK!

Siap Masuk DU/DI, Lulusan Angkatan ke-50 DILANTIK!

Acara wisuda Lulusan SMK – SMTI Banda Aceh angkatan ke-50 TP. 2018/2019 digelar khidmat di Gedung UCC Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Aceh pada Rabu, 9 Oktober 2019. Acara yang dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Industri, Bapak Mujiyono, beserta rombongan ini melantik 184 wisudawan. Acara yang dipandu oleh Bapak Zulkifli Salman Gea dan Ibu Rizka Tami Untari ini juga dihadiri oleh Walikota Banda Aceh, Bapak Aminullah Usman dan beberapa tamu dinas Kota Banda Aceh maupun Provinsi Aceh.

Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Hendra Saputra, tari Ranup Lam Puan disuguhkan oleh siswa sanggar seni SMTI Banda Aceh asuhan Ibu Rika Suryani sebagai pembuka acara dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza oleh Paduan Suara SMTI Banda Aceh asuhan Bapak Sukirso.

Dalam laporan Kepala SMTI Banda Aceh, Bapak Hariyanto menyampaikan, “Dari 184 lulusan tahun ini, sebanyak 177 dinyatakan lulus uji kompetensi yang diadakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi P1 SMK – SMTI Banda Aceh perpanjangan tangan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Pusat.” Kemudian ia menambahkan, “Dengan adanya sertifikat kompetensi dari BNSP ini, lulusan SMTI Banda Aceh bisa lebih mudah dalam memasuki Dunia Usaha/ Dunia Industri (DU/DI) ataupun dunia pendidikan di perguruan tinggi bagi lulusan yang melanjutkan pendidikan.”

Bapak Mujiyono menyampaikan kepada orang tua/wali wisudawan dalam sambutannya, “Bapak/ Ibu beruntung menyekolahkan anaknya di SMK – SMTI Banda Aceh. Karena, Kepala SMTI Banda Aceh diberikan target “Sekali mendayung 5 pulau terlampaui.” Jadi, ada 5 target yang diberikan kepada Bapak Hariyanto. Pertama, selain mendapatkan ijazah Kementerian Perindustrian sebagai pengakuan mereka telah menyelesaikan pendidikan di SMTI Banda Aceh yang merupakan salah satu sekolah di bawah Kementerian Perindustrian, nilai UN siswa SMTI Banda Aceh harus tertinggi se-Provinsi Aceh. Kedua, lulusan SMTI Banda Aceh harus memiliki Sertifikat Kompetensi dari BNSP. Ketiga, lulusan harus memiliki Sertifikat TOEIC yang menunjukan kompetensi mereka dalam berbahasa Inggris.”

Kemudian, ia melanjutkan, “Keempat, lulusan harus memiliki sertifikat kompetensi internasional. Terakhir, seluruh lulusan harus terserap di DU/DI 100% dalam 6 bulan setelah pengumuman kelulusan dikeluarkan. Jadi, kepala sekolah bertanggung jawab untuk menyalurkan semua lulusan untuk berkerja di perusahaan-perusahaan yang sinergis dengan kompetensi yang diajarkan di SMTI Banda Aceh.”

Walikota Banda Aceh, Bapak Aminullah Usman, dalam sambutannya menyampaikan, “Saya selaku Walikota Banda Aceh mengucapkan terima kasih kepada SMTI Banda Aceh. Dengan adanya SMTI Banda Aceh, salah satu visi Kota Banda Aceh yaitu menurunkan angka pengangguran bisa terbantu. Jadi, saya berharap agar lulusan SMTI Banda Aceh mampu mengembangkan industri kreatif yang bisa membuka lapangan kerja baru bagi orang banyak. Tidak harus skala besar, skala kecil pun akan sangat bermanfaat untuk diri pribadi dan orang banyak. Saya akan sangat mendukung bila ada pemuda yang berkomitmen untuk menggeluti hal ini.”

Acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda dan pelantikan para wisudawan. Dari 184 lulusan, ada 11 lulusan yang tidak bisa mengikuti wisuda dikarenakan melanjutkan pendidikan dan berkerja di luar Kota Banda Aceh, luar Pulau Sumatera, bahkan ada yang berkerja di Negara Brunei Darussalam.

Rangkaian acara selanjutnya adalah pengumuman 3 lulusan terbaik/ berprestasi. Berdasarkan surat keputusan Kepala SMTI Banda Aceh Nomor 309/BPSDMI/SMTI-Aceh//VII/2019 siswa berpretasi TP. 2018/2019 adalah: (1) Nahwan Surida putri dari Bapak Hasan Dami sebagai Terbaik 1, (2) Zuha Zulaikha putrid dari Bapak Jailani sebagai Terbaik 2, dan Awalul Akbar putra dari Bapak Zainal Thaib sebagai Terbaik 3. Puncak dari pengumuman ini, berdasarkan surat keputusan yang sama, ditetapkan Siswa Teladan TP. 2018/2019 atas nama Khairul Fahmi, putra dari Bapak Yunan.

Dalam rangkaian acara ini, juga dilaksanakan penyerahan lulusan angkatan ke-50 yang diwakili oleh Yoki Iskandar ke Ikatan Keluarga Besar Alumni SMK – SMTI Banda Aceh dari Bapak Hariyanto kepada Ibu Maryulia Dewi, Wakil Ketua Ikaba. Kemudia dilanjutkan dengan pembacaan Janji Alumni oleh seluruh wisudawan yang dipimpin oleh Muhammad Razaq.

Dalam kegiatan tersebut, juga diberi kesempatan kepada Ibu Nurhayati, orang tua dari Awalul Akbar, selaku perwakilan orang tua/wali wisudawan untuk memberikan sambutan. “Kami sangat berterima kasih kepada SMTI Banda Aceh yang telah mendidik anak kami selama 3 tahun. Kami juga menyampaikan bahwa, sebagian anak-anak kami ada yang melanjutkan pendidikan sambil menunggu informasi rekrutmen ke DU/DI yang tengah diproses oleh tim dari SMTI Banda Aceh. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih, atas usaha SMTI Banda Aceh agar anak-anak kami terserap di DU/DI.”

Pelaksanaan acara wisuda tahun ini juga menampilkan hiburan kesenian kepada pengunjung yaitu, penampilan Tari Saman, Tari Guel, lagu Mars SMTI, dan lagu Bagimu Negeri oleh sanggar seni dan paduan suara SMTI Banda Aceh serta para wisudawan. Kemudian acara diakhir dengan pembacaan do’a oleh Bapak Muhammad Aulia Saputra yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (PE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *