Upacara Perdana Semester Genap TP. 2019/2020, Tim  Ditlantas Polda Aceh menjadi Pembina Upacara

Upacara Perdana Semester Genap TP. 2019/2020, Tim Ditlantas Polda Aceh menjadi Pembina Upacara

Hai Rakan Industri! 🙏🏻😊
====================
SMTI Banda Aceh – Pelaksanaan upacara bendera perdana semester genap TP. 2019/2020 pada Senin, 13 Januari 2020 di Lapangan Gedung A, Bapak Saefuddin dari Ditlantas Polda Aceh menjadi Pembina Upacara. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta seluruh siswa kelas X, XI, dan XII.

Pelaksanaan upacara bendera perdana ini dipimpin oleh Supriyayi Satria, kelas XII-A. Hafidz Arifiansyah, Zhafir Khalis, dan Riska Saputra dari kelas XI-F bertindak sebagai pengibar bendera. Pemimpin upacara, pengibar bendera, protokol, pembaca UUD 1945, pembaca do’a, pembawa Naskah Pancasila, pemimpin lagu Indonesia Raya, dan pemimpin regu merupakan siswa dari Ekskul Upacara Bendera dan Paskibra SMk-SMTI Banda Aceh.

Bapak Saefuddin dalam Amanat Pembina Upacara menyampaikan informasi terkait tata tertib berlalu lintas di jalan raya. “Bapak hari ini tidak menyampaikan tentang apa itu lalu lintas, apa itu tata tertibnya, apa itu pearturan-peraturannya, tetapi hal yang ingin Bapak sampaikan kepada anak-anak Bapak sekalian, PAKAILAH HELM ketika mengendarai sepeda motor. Kenapa Bapak menekankan hal ini? Sepanjang tahun 2019 hingga hari ini di Provinsi Aceh, sangat banyak terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang menelan korban. Ada tiga kategori korban yang diakibatkan oleh lakalantas, yaitu korban meninggal dunia, korban luka berat, dan luka ringan.”

Kemudian ia melanjutkan, “Untuk korban meninggal dunia lakalantas di Provinsi Aceh mencapai 3 orang setiap harinya. Setahunnya, dikalikan dengan 365 hari berarti sebanyak 1095 orang setiap tahunnya. Penyebab utama kematian pada kecelakaan ini karena tidak menggunakan helm ketika berkendaraan di jalan raya. Dan yang sangat disayangkan lagi, rata-rata korban meninggal tersebut usia produktif. Ya seusia anak-anak yang di depan Bapak sekarang ini, antara 15 s.d. 20 tahun.”

“Makanya Bapak hari ini menyampaikan kepada anak-anak semua, pakailah helm ketika berkendaraan, jauh atau dekat. Kita tidak pernah tahu kecelakaan terjadinya kapan dan kapan kecelakaan itu terjadi tidak bisa direncanakan. Bapak doakan, semoga anak-anak semua selamat hingga lulus dari sekolah ini dan berhasil mencapai hal yang dicita-citakan. Jangan hanya karena tidak menggunakan helm, cita-cita tidak bisa tercapai dan orang tua yang sudah membanting tulang untuk anak-anaknya hancur hatinya melihat anaknya menjadi korban kecelakaan.”

“Sekali lagi Bapak tekankan, pakailah helm ketika berkendaraan, jauh ataupun dekat. Patah kaki atau patah tangan masih bisa diganti karena ada yang namanya kaki atau tangan palsu. Namun, ketika kepala hancur, tidak ada yang namanya kepala palsu.” Tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga memberi pujian atas pelaksanaan upacara perdana ini. “Pelaksanaan upacara bendera cukup baik dan kebersihan lingkungannya luar biasa.”

Selanjutnya ia juga mengajak siswa SMK-SMTI Banda Aceh untuk menjauhi narkoba. “JAUHI NARKOBA! Jangan pernah mencoba narkoba! Tidak ada untungnya sama sekali. Semua akan merugi bila sudah mengenal narkoba. Selain itu, jangan jajan sembarangan ketika jam istirahat sekolah. Jajanlah di kantin sekolah yang sudah bisa dipastikan aman dari yang namanya narkoba. Kita tidak pernah tau Nak, jajanan di luar sana mungkin sudah dicampur narkoba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.” (PE)

Photo by Bapak Haris Munandar
#smksmtibandaaceh #rbkemenperin #kemenperin #insanoke

Leave a Reply

Your email address will not be published.