Satu Bulan Pendaftaran Dibuka, 887 Formulir DISIKAT!

Satu Bulan Pendaftaran Dibuka, 887 Formulir DISIKAT!

BANDA ACEH-Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau juga dikenal dengan Penerimaan Siswa Baru (PSB) per hari ini Selasa, 10 Maret 2020 sudah berjalan satu bulan. Dalam bulan pertama ini, 887 formulir pendaftaran diambil oleh para calon peserta didik baru SMK-SMTI Banda Aceh TP. 2020/2021 yang berasal dari SMP/MTs Negeri dan swasta dari beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

Program ini mulai dibuka pada Senin, 10 Februari 2020 bersamaan dengan hari pertama pelaksanaan Promosi dan Sosialisasi Program Sekolah (Open House) tahun 2020. Dalam kegiatan Open House yang dilaksanakan selama 17 hari ini, sebanyak 32 SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Banda Aceh dan Aceh Besar diundang untuk berpartisipasi.

Pada hari pertama pelaksanaan Open House (Senin, 10 Februari 2020), peserta berasal dari SMP Negeri 1 Banda Aceh dan SMP PKPU Aceh Besar. Hari kedua (Selasa, 11 Februari 2020), pesertanya dari SMP Negeri 2 Banda Aceh dan SMP Negeri 18 Banda Aceh. Hari ketiga (Rabu, 12 Februari 2020), SMP Negeri 14 Banda Aceh dan SMP Negeri 2 Ingin Jaya Aceh Besar diundang pada kegiatan tersebut. Hari keempat (Kamis, 13 Februari 2020), peserta berasal dari SMP Negeri 4 Banda Aceh dan SMP Negeri 3 Ingin Jaya Aceh Besar. Hari kelima (Jum’at, 14 Februari 2020), peserta yang diundang berasal dari SMP Negeri 5 Banda Aceh dan SMP Negeri 9 Banda Aceh.

Selanjutnya pada hari keenam (Senin, 17 Februari 2020), SMP Negeri 2 Darul Imarah Aceh Besar dan SMP Negeri 3 Ingin Jaya Aceh Besar menjadi peserta Open House. Dilanjutkan dengan SMP Negeri 1 Darul Imarah dan MTs Swasta Darul Ulum Banda Aceh yang diundang pada hari ketujuh (Selasa, 18 Februari 2020). Hari kedelapan (Rabu, 19 Februari 2020), peserta berasal dari MTs Negeri 2 Tungkop Aceh Besar dan MTs Negeri 4 Rukoh Banda Aceh. Hari kesembilan (Kamis, 20 Februari 2020), peserta adalah siswa MTs Negeri 3 Banda Aceh dan MTs Negeri 2 Banda Aceh. Pada hari kesepuluh (Jum’at, 21 Februari 2020), hanya ada satu sekolah yang diundang yaitu SMP Negeri 8 Banda Aceh.

Minggu ketiga pelaksanaan Open House yaitu hari kesebelas (Senin, 24 Februari 2020), peserta berasal dari SMP Negeri 12 Banda Aceh dan SMP Negeri 6 Banda Aceh. Hari kedua belas (Selasa, 25 Februari 2020), undangan berasal dari SMP Negeri 7 banda Aceh dan SMP Negeri 11 Banda Aceh. Selanjutnya hari ketiga belas (Rabu, 26 Februari 2020), peserat berasal dari SMP Negeri 3 Banda Aceh dan SMP Negeri 13 Banda Aceh. Hari keempat belas (Kamis, 27 Februari 2020), peserta yang diundang adalah SMP Negeri 16 Banda Aceh dan SMP Swasta Islam Darul Ulum Banda Aceh. Dilanjutkan dengan peserta dari 3 sekolah di hari kelima belas (Jum’at, 28 Februari 2020) yaitu SMP Negeri 17 Banda Aceh, MTs Negeri 2 Keutapang Aceh Besar, dan MTs Negeri Lam Ujong Aceh Besar.
Pada Minggu terakhir, tersisa 2 sekolah lagi, yaitu MTs Negeri Model Banda Aceh pada hari keenam belas (Senin, 2 Maret 2020) dan SMP Negeri 10 Banda Aceh pada hari terakhir, hari ketujuh belas (Rabu, 4 Maret 2020).

Pascaberakhirnya pelaksanaan kegiatan Open House yang dilaksanakan setiap tahunnya di SMK-SMTI Banda Aceh ini, ratusan pelajar SMP/MTs menyerbu meja panitia PPDB untuk mengambil formulir pendaftaran. Ratusan calon siswa baru tersebut tidak hanya merupakan peserta kegiatan Open House yang dilaksanakan bersamaan dengan PPDB, tetapi juga ada yang berasal dari sekolah lainnya di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh seperti Tepin Raya, Pidie dan Kabupaten Nagan Raya.

Kepala SMTI Banda Aceh, Bapak Hariyanto, sebagai salah satu nara sumber dalam kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Aula Gedung A, menyampaikan, “Kunjungan Siswa SMP/MTs Negeri/Swasta ke SMK-SMTI Banda Aceh dalam rangka bimbingan karier bagi siswa SMP/MTs tentang pemahaman SMK-SMTI Banda Aceh sebagai sekolah vokasional di bawah Kementerian Perindustrian. Untuk TP 2020/2021, SMK-SMTI akan menerima sebanyak 270 siswa (10 kelas) untuk 3 jurusan, yaitu 4 kelas untuk Jurusan Kimia Industri, 3 kelas untuk Jurusan Kimia Analisis Laboratorium, dan 3 kelas untuk Jurusan Teknik Mekanik Industri”.

Selanjutnya ia menambahkan, “Untuk siswa SMP/MTs yang hadir pada acara Open House ini, jangan sampai sekolah yang telah memiliki fasilitas lengkap dan high quality serta guru-guru pengasuh mata pelajaran berkompeten pada bidangnya ini dinikmati oleh orang lain. Saya berharap yang menikmati fasilitas yang disediakan oleh pemerintah ini adalah Putra Daerah Aceh. Nantinya, merekalah yang akan memajukan dunia perindustrian yang ada di Aceh.”

Bapak M. Kasir, Wakasek Bidang Hubungan Industri dan Alumni, sebagai ketua pelaksana kegiatan Open House sekaligus salah satu narasumbernya menginformasikan bahwa program ini dilaksanakan setiap tahun bertujuan tidak hanya memperkenalkan kepada masyarakat tentang sekolah vokasi SMTI Banda Aceh ini, melainkan juga untuk membuka pola pikir siswa SMP/MTs agar lebih bijak dalam menentukan pilihan dalam melanjutkan pendidikan.

Mendukung informasi yang disampaikan oleh semua narasumber di hari-hari sebelumnya, ia menambahkan “Mengapa harus masuk ke SMTI? Karena siswa SMTI setelah lulus memiliki tiga keunggulan. Pertama, alumni SMTI selain ijazah juga mendapatkan sertifikat profesi dan bisa langsung melamar pekerjaan di perusahaan yang diinginkan. SMTI telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 yang bisa mengeluarkan sertifikat kompetensi berstandar nasional. Hal ini tentunya sangat membantu alumni untuk melamar pekerjaan di perusahaan manapun. Kedua, bagi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, sama halnya dengan alumni SMA/MA lainnya, alumni SMTI berkesempatan sama untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Terakhir yang ketiga, alumni SMTI dengan modal life skill yang dimiliki, seharusnya mampu untuk membuka usaha sendiri karena di SMTI dididik dan dilatih program aneka industri yang dilengkapi dengan Laboratorium Aneka Industri dan didukung oleh laboratorium-laboratorium lainnya.”

Selain kegiatan indoor, para siswa SMP/MTs ini juga diajak plant tour yang dipandu oleh siswa SMTI Banda Aceh kelas X dan XI. Ada beberapa lokasi tujuan plant tour ini. Pertama, Gedung D, Miniplant Turunan Crude Palm Oil (CPO). Di lokasi ini, siswa peserta Open House ini diperkenalkan tentang peralatan-peralatan yang ada di pabrik mini ini dan bagaimana proses pengolahan turunan CPO hingga menjadi produk yang siap dikonsumsi. Lokasi kedua adalah Laboratorium Instrumen. Ini merupakan salah satu laboratorium kimia analis yang ada di Gedung C. Selanjutnya yang ketiga adalah Laboratoirum Aneka Industri di Gedung C. Di loboratorium ini, peserta Open House diperkenalkan aneka industri yang bisa menjadi modal life skill untuk membuka dunia usaha setelah menyelesaikan pendidikan di SMTI Banda Aceh kelak. Lokasi keempat adalah Laboratorium Multimedia di Gedung C. Disini, para peserta Open House mendapatkan informasi terkait kegiatan yang berhubungan dengan komputasi. Lokasi terakhir adalah Workshop Bengkel Mekatronika di Gedung E.

Terkait alur pendaftaran calon siswa baru SMK-SMTI Banda Aceh TP. 2020/2021 pascapengambilan formulir, proses selanjutnya yaitu mengembalikan formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap dan melampirkan beberapa item yang diwajibkan sebagai persyaratan pendaftaran. Salah satu persyaratan tersebut adalah melampirkan surat keterangan tidak buta warna dari instansi kesehatan.

Mengapa hal ini harus dilampirkan? Karena, sebagai sekolah teknologi industri, siswa yang menempuh pendidikan di sekolah ini harus bebas dari buta warna untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan terjadinya bahaya selama pendidikan bahkan pada saat berkerja di dunia industri nantinya. Jadi, bila calon siswa didiagnosis buta warna, yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti tahap pendaftaran selanjutnya.

Berdasarkan informasi lanjutan dari panitia PPDB, hingga berita ini diterbitkan sudah ada sebanyak 87 siswa yang dinyatakan lulus sebagai siswa baru SMK-SMTI Banda. Tersisa 183 kursi lagi untuk target total penerimaan siswa baru TP. 2020/2021.(PE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *