Waspada Covid-19, Ketua DPRK & Jajaran Pejabat Pemko Banda Aceh Mengunjungi SMK-SMTI Banda Aceh terkait Pengadaan Hand Sanitizer

Waspada Covid-19, Ketua DPRK & Jajaran Pejabat Pemko Banda Aceh Mengunjungi SMK-SMTI Banda Aceh terkait Pengadaan Hand Sanitizer

SMTI Banda Aceh – Aksi waspada virus covid-19 atau juga dikenal dengan virus corona, Ketua DPRK Banda Aceh, Kepala Dinas Kesehatan Kota, Sekretaris Dewan Kota, Tim Dinas Perizinan Kota, Tim Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota, Pengusaha PT Wadah Alam, Pengusaha PT Ijob Global Citra, beserta rombongan berkunjung ke Komplek Gedung B SMK-SMTI Banda Aceh untuk meninjau kesiapan SMK-SMTI Banda Aceh terkait pengadaan hand sanitizer pada hari Kamis, 19 Maret 2020. Kunjungan ini juga diliput oleh wartawan Kompas, Antara, dan beberapa media lainnya.

Sebelumnya, pada hari Senin, 16 Maret 2020, Pengusaha PT Wadah Alam dan Pengusaha PT Ijob Global Citra telah melakukan negosiasi dengan SMK-SMTI Banda Aceh terkait rencana pengadaan hand sanitizer yang menghilang di pasaran. Mereka bersedia menjadi donatur dalam penyediaan bahan baku dengan harapan SMK-SMTI Banda Aceh yang memproduksinya. Keinginan ini disambut baik oleh pihak SMK-SMTI Banda Aceh.

Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, pada hari Rabu, 18 Maret 2020, Bapak M. Kasir dan Bapak Sukirso mewakili SMK-SMTI Banda Aceh bersama pengusaha melakukan visitasi ke Kantor DPRK Banda Aceh. Kunjungan ini bertujuan untuk meminta dukungan Ketua DPRK Banda Aceh. Hasil dari kunjungan ini, DPRK Banda Aceh memberikan dukungan dan berjanji akan berkunjung ke SMK-SMTI Banda Aceh untuk menindaklanjuti keseriusan dan kesiapan rencana pelaksanaan kegiatan ini.

Bapak Hariyanto, Kepala SMK-SMTI Banda Aceh, dalam sambutan kedatangan rombongan di Gedung B menyampaikan, “SMK-SMTI Banda Aceh ini adalah sekolah vokasi berbasis pabrik, teaching factory. Terkait pembuatan hand sanitizer ini, kami baru mampu membuat untuk skala laboratorium sekolah. Ditambah lagi saat ini, di Kota Banda Aceh bahan baku produksinya seakan menghilang. Kami sudah keliling kota mencarinya. Alhamdulillah, ada niat baik dari pengusaha yang bersedia menjadi donatur yaitu dari PT Wadah Alam dan PT Ijob Global Citra. Mereka akan mendatangkan bahan baku dari Jakarta. Makanya kita membutuhkan dukungan dari DPRK Banda Aceh juga dari dinas terkait lainnya terkait izin produksi dan dukungan-dukungan lainnya. Dengan harapan, rencana ini terwujud, kita bisa mengantisipasi kelangkaan hand sanitizer di Kota Banda Aceh.”

Rombongan selanjutnya dibawa plant tour ke Laboratorium Kimia Industri Gedung D untuk melihat peralatan yang akan digunakan dalam proses pembuatan hand sanitizer dalam skala besar. Kemudian, dilanjutkan dengan kunjungan ke Laboratorium IKK Gedung C. Disini, rombongan diperlihatkan demo proses pembuatan hand sanitizer. Rombongan juga diberi kesempatan untuk langsung menggunakan hasil produksi tersebut.

Dalam wawancara dengan rekan media, Ketua DPRK Banda Aceh, Bapak Farid Nyak Umar mengatakan, “Kita sudah menghimbau masyarakat dan pelayan publik membudayakan hidup bersih. Salah satunya, memastikan tangan bersih dengan menggunakan hand sanitizer. Sementara hari ini, fakta di lapangan bahwa hand sanitizer sangat sulit didapatkan. Ketika kemudian, ada informasi SMK-SMTI Banda Aceh memiliki kemampuan, memilik SDM lokal untuk bisa memproduksi, memiliki semangat membantu Kota Banda Aceh melalui kemampuan yang mereka miliki, dan ada invenstor yang siap menyediakan bahan baku, sehingga klop lah rencana ini. Makanya pada hari ini, kita berkunjung untuk melihat bagaimana kemampuan anak-anak kita, siswa SMK-SMTI Banda Aceh. Alhamdulillah, kita sudah melihat tadi bahwa mereka mampu untuk memproduksi hand sanitizer. Karena itu, kami berharap ini bisa berlanjut sehingga target kita, kolaborasi antara SMK-SMTI Banda Aceh dengan investor ini bisa terwujud.”

Kemudian ia melanjutkan, “Karenanya, kami meminta Pemerintah Kota Banda Aceh untuk bisa memudahkan proses pengurusan perizinan ini dan hal-hal terkait agar ini bisa segera diproduksi dan bisa segera dirasakan manfaatnya. Khususnya ketika hari ini, kita mengantisipasi merebaknya wabah corona di Kota Banda Aceh.” Pernyataan ini diaminkan oleh seluruh rombongan.

Menjelang waktu Zuhur, Ketua DPRK Banda Aceh dan seluruh rombongan meninggalkan SMK-SMTI Banda Aceh dengan harapan agar rencana pengadaan hand sanitizer segera ditindaklanjuti dan direalisasi. DPRK Kota Banda Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh sifatnya sangat mendukung kegiatan ini demi kemaslahatan masyarakat luas, khususnya warga Kota Banda Aceh.(PE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *