SMK-SMTI Banda Aceh Sekolah Istimewa, Mewah nan Murah Bagian 2

SMK-SMTI Banda Aceh Sekolah Istimewa, Mewah nan Murah Bagian 2

SMTI Banda Aceh – Sebagai sekolah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di bawah binaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Indistri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian yang berakreditasi A denga nilai 98, telah bersertifikat SMM ISO 9001:2015, SML ISO 14001:2015, Sistem Manajemen K3, dan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri. SMK – SMTI Banda Aceh sangat memperhatikan optimasi layanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya siswa selaku pelanggan utama. Sejak tercatat aktif sebagai siswa SMTI Banda Aceh, siswa kelas X tahun ajaran baru, diberikan program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Program Character Building merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan ini. Tidak ada biaya yang dibebankan kepada siswa baru untuk program ini. Transportasi dan konsumsi selama kegiatan disediakan oleh sekolah, gratis.

“Bagaimana dengan baju seragam siswa?” Sekolah sudah menjalin kerja sama dengan pihak penyedia jasa pembuatan seragam. Siswa baru, ketika melakukan pendaftaran ulang pascapengumuman kelulusan sebagai siswa SMTI Banda Aceh, diarahkan untuk menjumpai langsung penyedia jasa tersebut. Berdasarkan informasi dari Panitia Penerimaan Siswa Baru, biaya yang dibutuhkan untuk penyediaan seragam paket lengkap yang terdiri atas satu pasang Pakaian Dinas Harian (PDH), satu pasang seragam olahraga, jas almamater, baju batik, sepatu safety, dan satu pasang baju jurusan (baju bengkel Kimia Indusri, Alat Pelindung Diri (APD) untuk Kimia Analisis, dan baju bengkel Teknik Mekanik Industri), serta satu baju jas laboratorium totalnya senilai Rp 1.580.000,- per siswa. Iuran seragam ini langsung diberikan oleh orang tua/ wali siswa kepada pihak penyedia jasa, dan siswa tidak mesti memilih penyedia jasa yang ditunjukk oleh sekolah, asalkan jenis kainnya harus sama, karena pihak sekolah tidak mengambil fee atas proses pengadaan seragam tersebut.

Selain dari semua yang sudah dijelaskan sebelumnya, SMTI Banda Aceh juga selalu mengalokasikan dana dan mengundang pihak bimbingan belajar eksternal untuk pelaksanaan kegiatan Penanganan Khusus (les tambahan). Semua siswa kelas X, XI, dan XII diikutsertakan dalam kegiatan ini dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam memahami materi pembelajaran. Terkhusus untuk kelas XII, program ini sangat penting untuk mempersiapkan diri menghadapi UNBK dan Ujian Kompetensi. Siswa hanya perlu kemauan dan motivasi untuk mengikuti kegiatan ini secara rutin yang tidak dipungut biaya, semua biaya kegiatan ini disediakan oleh Kementerian Perindustrian sesuai dengan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) SMTI Banda Aceh.

“Ada program beasiswanya juga?” Pertanyaa ini juga pasti sering melintas di benak masyarakat. Ibu Rizka Tami Untari, Staf Koordinatorat Bimbingan Konseling dan Beasiswa menyampaikan, “SMTI Banda Aceh melalui Koordinatorat Bimbingan Konseling dan Beasiswa menyediakan beasiswa internal, meliputi beasiswa prestasi dan beasiswa kurang mampu dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN). Beasiswa eksternal, meliputi beasiswa yatim, piatu, dan yatim piatu dari Pemerintah Kota Banda Aceh, beasiswa Program Indonesia Pintar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kemendikbud. Selain itu, beasiswa Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial RI, beasiswa prestasi dan pemberdayaan dari PT Paragon Technology and Innovation, serta beasiswa kurang mampu dari Baitul Mal Kota Banda Aceh.”

OPINI SISWA, “SMK-SMTI BANDA ACEH SEKOLAH ISTIMEWA, MEWAH NAN MURAH” (BAHAGIA SAPUTRA, LULUSAN TAHUN 2017, ANGKATAN 48) PLAY
OPINI SISWA, “SMK-SMTI BANDA ACEH SEKOLAH ISTIMEWA, MEWAH NAN MURAH” (MARISA KUSUMA, LULUSAN TAHUN 2018, ANGKATAN 49) PLAY
OPINI SISWA, “SMK-SMTI BANDA ACEH SEKOLAH ISTIMEWA, MEWAH NAN MURAH” (YOKI ISKANDAR, LULUSAN TAHUN 2019, ANGKATAN 50) PLAY

Sebagian besar masyarakat, khususnya orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di SMK – SMTI Banda Aceh bertanya lagi, “Bagaimana dengan kegiatan magangnya atau yang dikenal dengan Praktik Kerja Industri (Prakerin)? Banyak siswa SMTI Banda Aceh yang merantau ke luar daerah untuk melaksanakan kegiatan ini. Bagaimana dengan biayanya? Berapa banyak yang harus dikeluarkan?”

Praktik Kerja Industri (Prakerin) merupakan salah satu program yang wajib dilakukan oleh siswa SMTI Banda Aceh. Tidak hanya SMTI Banda Aceh, tetapi juga semua sekolah kejuruan mewajibkan kegiatan ini dalam proses studi siswanya. SMTI Banda Aceh akan memfasilitasi untuk mencarikan perusahaan yang bersedia menerima siswa magang dengan tidak membebankan biaya pelaksanaan kegiatan kepada siswa. Jika perusahaan yang dituju oleh siswa berada di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, siswa hanya perlu menyediakan uang sebesar Rp 16.800,- per bulan hanya selama tiga bulan untuk kebutuhan penyediaan asuransi kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan selama pelaksanaan Prakerin. Jadi, tidak ada paksaan dari sekolah kepada siswa untuk melaksanakan Prakerin keluar daerah, sehingga orang tua/ wali siswa yang kurang mampu di bidang ekonomi tidak perlu cemas dengan besarnya biaya yang harus disediakan untuk kegiatan Prakerin.

“Perlukah membayar Rp 16.800,- per bulan untuk asuransi kecelakaan kerja?” Bapak M. Kasir, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri dan Alumni, menyampaikan, “Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak perusahaan yang tidak menerima siswa magang jika tidak memiliki BPJS Ketengakerjaan. Maka dari itu, sekolah dalam hal ini Bidang Hubungan Industri dan Alumni mengelola penyediaan asuransi ini. Sekolah juga memfasilitasi penyerahan iuran ini dan selanjutnya menyetor keseluruhannya kepada BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, siswa tidak perlu satu-satu mengantri untuk menyetor iuran tersebut ke Kantor BPJS Ketengakerjaan”. Produk dari kegiatan ini, siswa menerima kartu asuransi kecelakaan kerja dari BPJS, sehingga jika terjadi kecelakaan kerja saat Prakerin, biaya perawatan terhadap siswa akan ditangani oleh Pihak BPJS.

Di luar Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar bagaimana? Apabila siswa dan orang tua siswa terkait ingin melaksanakan kegiatan Prakerin di luar dari dua daerah tersebut, sekolah juga akan memfasilitasi untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar di luar kota, tetapi biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi dibebankan sepenuhnya kepada orang tua siswa. Sekolah memberikan hak sepenuhnya kepada siswa dan orang tua siswa terkait untuk mengelola keuangan kebutuhan kegiatan di luar kota tersebut. Kabar baiknya, ada juga beberapa perusahaan yang menyediakan akomodasi dan konsumsi gratis kepada siswa magang selama berada di perusahaan.

“Selain Prakerin, SMTI Banda Aceh selalu mengadakan kegiatan Kunjungan Industri. Ke perusahaan mana? Bagus gak perusahaannya? Berapa lagi biaya yang harus dikeluarkan?” Kunjungan industri ke perusahaan-perusahaan setiap tahunnya dilakukan untuk siswa kelas XI. Bapak M. Kasir selalu menjelaskan kepada orang tua/wali siswa di setiap pertemuan terkait pelaksanaan kunjungan industri. “Untuk kegiatan kunjungan industri yang dilakukan di perusahaan yang berlokasi di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, segala biaya yang dibutuhkan, seperti biaya transportasi dan konsumsi, ditanggung sepenuhnya oleh sekolah. Karena masih dalam kawasan yang terjangkau, kita tidak memerlukan biaya akomodasi. Siswa bisa langsung pulang ke rumah masing-masing setelah kegiatan berakhir.”

“Sementara bagi siswa yang ingin melakukan kunjungan industri ke perusahaan di luar kota, sama halnya seperti kegiatan Prakerin, sekolah juga akan memfasilitasi untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar di luar kota serta pihak penyedia jasa yang bisa membantu kelancaran proses pelaksanaan kegiatan ini. Namun, biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi dibebankan sepenuhnya kepada orang tua siswa. Pengalaman tahun-tahun sebelum 2020, kita selalu mengadakan rapat pembahasan hal ini bersama orang tua/wali siswa. Dari hasil rapat tersebut, salah satu poinnya terkait besaran biaya yang diperlukan per masing-masing siswa. Selanjutnya, sekolah memfasilitasi siswa untuk mengumpulkan uang sesuai kesepakan dan memberikan kepada pihak penyedia jasa. Setiap siswa diwajibkan mengikuti kegiatan kunjungan industri ini, namun siswa diberikan hak untuk memilih di kawasan Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar (tidak dikenakan biaya, gratis), atau di luar daerah tersebut (dikenakan biaya sesuai keperluan)” Tambahnya.

“Apa tujuan diwajibkannya program Prakerin dan kunjungan industri kepada siswa SMTI Banda Aceh?” Kedua program tersebut harus diikuti oleh siswa SMK – SMTI Banda Aceh bertujuan untuk (1) mengenalkan kondisi terkini dunia kerja/ industri kepada siswa, (2) memberikan gambaran aplikasi langsung dari berbagai materi pembelajaran di sekolah, (3) meningkatkan keyakinan siswa bahwa teori yang didapat di kelas sesuai dengan kondisi dunia kerja/industri, (4) merupakan ajang berbagi informasi terkait sertifikasi yang diperlukan di dunia kerja/ industri, (5) memperluas wawasan siswa dengan melihat langsung bagaimana suasana/ kondisi dunia kerja/ industri yang sesuai dengan program kompetensi keahlian masing-masing, dan yang paling penting (6) terciptanya hubungan yang positif dan signifikan antara pencapaian kompetensi keahlian, Prakerin, dan kunjungan industri dengan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja/ industri.

“Di SMTI Banda Aceh terdapat Lembaga Sertifikasi Profesi berkerja sama dengan BNSP Pusat, yang melaksanakan Ujian Kompetensi setiap tahunnya. Mahal gak?” Seperti penjelasan di bagian 1, SMTI tidak membebankan iuran ujian kepada siswa, termasuk pelaksanaan ujikom ini. Sesuai prosedur, semuanya ditanggung oleh sekolah. Tidak hanya itu, sekolah juga selalu mengadakan pendidikan dan latihan peningkatan kompetensi kepada lulusan untuk mempersiapkan mereka mendapatkan pekerjaan di dunia kerja/ industri. Lagi dan lagi, sekolah tidak membebankan biaya tersebut kepada lulusan. Bahkan konsumsi selama pelaksanaan kegiatan dan sertifikat keikutsertaan kegiatan ini diberikan cuma-cuma.

“Prosesi wisuda layaknya perguruan tinggi yang selalu dilakukan gimana?” Untuk layanan wisuda dan peminjaman baju toga itu gratis, sekolah yang tanggung. Lulusan hanya dibebankan Rp 60.000,- untuk jasa laundry baju toga.

“Apakah setelah wisuda kelulusan, pengambilan ijazah dan sertifikat kompetensinya dipungut biaya? Dan bagaimana dengan proses rekrutmen dan penyaluran lulusan ke dunia kerja/ industri?” Berbicara tentang pelayanan, SMTI Banda Aceh tidak pandang bulu. Siapapun yang membutuhkan informasi akan dilayani sepenuh hati. Terkait pengambilan ijazah dan sertifikat kompetensi, legalisasi dokumen, serta surat-surat keterangan lainnya, SMTI Banda Aceh melayani siswa, alumni, bahkan masyarakat luas tanpa ada pungutan apapun. Semuanya gratis.

SMK – SMTI Banda Aceh mempunya tujuan “Terwujudnya tenaga kerja industri yang kompeten” dalam proses realisasi visi dan implementasi visinya. Tujuan tersebut mempunya tiga ciri, salah satunya, poin ketiga, yaitu “Terserap di dunia kerja bidang industri.”

Jadi, untuk mewujudkan ciri tujuan tersebut, SMTI Banda Aceh memfasilitasi pencarian informasi lowongan kerja, proses kerja sama dengan perusahaan terkait penerimaan karyawan, bahkan proses rekrutmen yang langsung dilakukan di sekolah dengan mendatangkan pihak perusahaan terkait. Hal ini untuk memudahkan para lulusan agar terserap ke dunia kerja/industri. Beruntungnya lagi, sebelum pelaksanaan rekrutmen pun, para lulusan diberikan berbagai persiapan untuk menyegarkan kembali segala materi yang telah dipelajari dan untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalani proses rekrutmen hingga sah diterima menjadi karyawan perusahaan terkait.

Dari sekian banyaknya pembahasan yang dijelaskan dari bagian 1 hingga bagian 2 ini, bisa disimpulkan bahwa, SMK – SMTI Banda Aceh sungguh sebuah sekolah istimewa dengan segala fasilitas sarana prasarana yang dimilikinya, dan menyediakan segala layanan dengan biaya serendah-rendahnya bahkan sebagian besarnya tidak dipungut biaya sedikit pun.

Ayo! Lanjutkan pendidikan di SMK – SMTI Banda Aceh! Bagi masyarakat Aceh, khususnya para pelajar SMP/MTs Negeri dan Swasta, kami siap mendidik dan melatihmu menjadi insan industri yang kompeten dan berjiwa wirausaha sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan dunia industri.(PE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *