Penuhi Tuntutan Dunia Industri, SMK-SMTI Aceh Berikan Pelatihan SMK 3

Penuhi Tuntutan Dunia Industri, SMK-SMTI Aceh Berikan Pelatihan SMK 3

Banda Aceh – Untuk meningkatkan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), SMK-SMTI Aceh menggelar pelatihan SMK3 guna meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para siswa. Implementasi SMK3 dewasa ini menjadi semakin penting mengingat adanya pandemi Covid-19.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 12 s.d. 14 Oktober 2020 tersebut, merupakan rangkaian kegiatan promotif dan preventif SMK-SMTI Aceh Tahun 2020, yang menunjukkan SMK-SMTI Aceh peduli terhadap risiko yang dihadapi oleh siswa ketika di lingkungan sekolah maupun dunia kerja.

Auditor SMK3, Abdurrahman, menjelaskan bahwa saat ini keberadaan siswa yang kompeten dan kredibel semakin mendesak. Kompetensi para siswa harus terus diasah untuk dapat mengimbangi perkembangan dunia industri dalam mengawal implementasi SMK3 di dunia industri, terlebih dengan adanya pandemi Covid-19.

“Pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh siswa ketika nanti mereka memasuki dunia kerja/industri bahkan dalam kehidupan bermasyakat. Terlebih saat ini kita sedang dihadapkan dengan pandemi Covid-19”, kata Abdurrahman ketika ditemui di SMK-SMTI Aceh, Jum’at (16/10).

Abdurrahman menjelaskan lebih lanjut bahwa kesadaran akan K3 perlahan-lahan menunjukan tren yang positif. Hal tersebut dapat dilihat dari semakin banyaknya kegiatan atau perusahaan yang menerapkan SMK3 sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012. Pelatihan ini juga bertujuaan untuk meberikan pemahaman tentang pentingnya penerapan SMK3.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya SMK3. Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar K3, Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), Hazard Identification Risk Assessment (HIRA), 5S dan Kaizen (perbaikan berkesinambungan), dasar-dasar penanganan kebakaran, serta pemberian tugas mandiri (praktik)”, ujar Auditor SMK3 itu dalam sambutan pembukaan Pelatihan K3, Senin (12/10).

Pelatihan SMK3 ini menghadirkan pemateri-pemateri yang sudah tersertifikasi dan berpengalaman dalam bidangnya. Pemateri berasal dari internal dan eksternal SMK-SMTI Aceh. Pemateri yang berasal dari internal SMk – SMTI Banda Aceh adalah Ahli K3 Umum, Maimun Nur, M. Fauzan Ilhami, dan Rahmad Saputra. Selain itu, juga dihadirikan Ahli Pemadam Kebakaran, Budi Perdana Putra dan Risnaldi, serta Ahli K3 Boiler Nirwansyah dan tentunya Auditor SMK3 sendiri, Abdurrahman. Sementara itu, pemateri eksternal yang diundang merupakan Ahli Kebakaran dari Badan Nasional Penanggulanagan Bencana (BNPB) Kota Banda Aceh yaitu Bapak Nasri dan Bapak Budi.

“Pemateri kita hadirkan dari dalam lingkungan dan luar lingkungan SMK – SMTI Aceh supaya memberikan pengalaman lebih kepada para peserta pelatihan SMK3.” tambah Abdurrahman.

Abdurrahman berharap pelatihan ini bisa membuahkan hasil dan menjadi reminder untuk siswa agar tetap mengasah dan memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dalam penerapan SMK3 baik di lingkungan sekolah maupun ketika memasuki dunia kerja nantinya. Siswa juga diharapkan memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan dunia industri sehingga industri terkait memiliki sumber daya manusia (SDM) yang menguasai SMK3. Selai itu, hasil yang didapatkan dari pelatihan ini, nantinya juga dapat diedukasikan kepada masyarakat.

“Setelah mengikuti pelatihan ini kami harap peserta pelatihan dapat menjadikan materi yang telah diterima sebagai pengingat (reminder) tidak hanya sebatas ikut serta dalam pelatihan. Dan juga, mari kita edukasikan kepada masyarakat agar memahami faktor risiko dan bagaimana kita bisa melakukan pencegahan.” Tutupnya. (MAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *