Antisipasi Penyebaran Covid-19, SMK – SMTI Banda Aceh Lakukan Swab Test kepada 108 Karyawan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, SMK – SMTI Banda Aceh Lakukan Swab Test kepada 108 Karyawan

Banda Aceh – Sebanyak 108 pegawai yang terdiri atas pimpinan, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan SMK – SMTI Banda Aceh menjalani swab test. Upaya ini dijalankan atas dasar instruksi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia, Eko S.A. Cahyanto demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. Semua satuan kerja yang berada di bawah Kementerian Perindustrian, termasuk sekolah yang berada di bawahnya, diwajibkan melakukan swab test.

“Kegiatan swab test ini dilakukan di Lantai Dua Ruang Poliklinik Gedung A SMK-SMTI Banda Aceh. Setiap pegawai di lingkungan sekolah tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melakukan tes ini. Kegiatan swab test ini dilakukan atas kerjasama dengan Laboratorium Klinik Kimia Farma Aceh.” ujar Hariyanto, Kepala SMK – SMTI Banda Aceh, dalam wawancara di rumah dinas pada hari Kamis, 22/10/2020.

Hariyanto juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan swab test tersebut mendatangkan tenaga ahli pelaksana tes dari Laboratorium Klinik Kimia Farma Aceh, Azzura, Sofyan, dan Arjuna. Mereka juga merupakan analis/laboran pada laboratorium terkait. Dalam pelaksanaan, mereka didampingi oleh Staf Poliklinik SMK-SMTI Aceh, M. Fauzan Ilhami dan Nursari, yang juga merupakan tenaga kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari yaitu tanggal 21, 22, dan 26 Oktober 2020.

Selain itu, Hariyanto menambahkan khusus bagi pimpinan yang menduduki jabatan Kepala Sekolah dan Kepala Subbagian Tata Usaha diberikan fasilitas tambahan yaitu general check up. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Klinik Prodia yang beralamat di Jl. Teuku Moh. Daud Beureueh Beurawe, Kota Banda Aceh.

Swab test ini bersifat wajib bagi setiap pegawai, apalagi Kepala BPSDMI telah meberikan instruksi. Kegiatan ini bertujuan untuk untuk mengetahui kondisi kesehatan karyawan SMK – SMTI Banda Aceh dan untuk memastikan serta mengelompokkan pegawai yang terdampak positif dan negatif karena virus Covid-19. Jadi, segala kemungkinan yang terjadi dapat diantisipasi sejak dini jika ada pegawai yang terpapar Covid-19, sehingga penyebaran Covid-19 dapat dimitigasi dengan cepat dan akurat,” jelas M. Fauzan Ilhami, Petugas Poliklinik SMK – SMTI Banda Aceh.

Lebih lanjut Fauzan juga menjelaskan tahapan pelaksanaan swab test. “Para pegawai datang langsung ke Lantai Dua Ruang Poliklinik Gedung A SMK-SMTI Banda Aceh. Kemudian pegawai mengisikan sejumlah data yang diperlukan sesuai dengan formulir yang disediakan oleh Pihak Laboratorium Klinik Kimia Farma, lalu mengambil nomor antrian. Sesuai dengan nomor antrian, pegawai dipanggil dan dipersilahkan masuk ke dalam Ruang Polikinik untuk dilakukan swab test. Prosesnya tidak memerlukan waktu yang lama, hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk setiap pegawai. Sampel diambil pada dua tempat yaitu rongga tenggorakan dan rongga hidung.”

Sebagai informasi tambahan, dikutip dari merdeka.com yang diterbitkan pada hari Selasa, 20 Oktober 2020 16:41, jumlah kasus positif pada beberapa hari terakhir. Minggu (18/10) kasus positif Covid bertambah 4.105 menjadi 361.867 kasus. Jumlah pasien sembuh bertambah 3.732 menjadi 285.324 orang. Kasus meninggal bertambah 80 menjadi 12.511 orang. Selanjutnya, Selasa (20/10) kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 3.602 menjadi 368.842 orang. Jumlah pasien sembuh bertambah 4.410 menjadi 293.653 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 117 menjadi 12.734 orang. Dan terakhir, Senin (19/10) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 3.373 menjadi 365.240 kasus. Jumlah pasien sembuh bertambah 3.919 menjadi 289.243 orang. Kasus meninggal bertambah 106 menjadi 12.617 orang.

Demi mengurangi kasus positif Covid-19, pemerintah beserta jajaranya Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kerap menghimbau, hendaknya setiap pegawai di lingkungan sekolah tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan tidak berkerumunan serta menjaga jarak sehingga bisa memutus penyebaran Covid-19.(MAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *