Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, SMK SMTI Banda Aceh Gelar Pelatihan K3, Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, dan Penggunaan APAR (Day 2)

Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, SMK SMTI Banda Aceh Gelar Pelatihan K3, Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, dan Penggunaan APAR (Day 2)

SMK SMTI Banda Aceh – Pada hari Jumat, 15 Oktober 2021 pukul 09.00 WIB s.d. 11.00 WIB, Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, dan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dilanjutkan dengan pemaparan materi disampaikan oleh Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh.

   

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, Nasri, menyampaikan tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan pemahaman mengenai penyebab terjadinya kebakaran, memberikan pengetahuan dasar tentang upaya pencegahan kebakaran, dan memberikan pelatihan dalam mengoperasikan APAR, hydrant, dan lain-lain.

Nasri juga menjelaskan bahwa dinas terkait tidak hanya menangani pencegahan dan penanggulangan terhadap kebakaran saja, tetapi juga penyelamatan lainnya. “Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh juga dapat membantu masayarakat dalam bidang penyelamatan. Penyelamatan yang dimaksud dapat berupa animal rescue (penyelamatan terhadap hewan buas/liar), evakuasi korban yang terjebak dalam bangunan, dan evakuasi korban kecelakaan baik kecelakaan darat, laut, ataupun udara.” Jum’at (15/10)

   

Selanjutnya ia menyampaikan, “Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh akan melayani dengan cepat bila ada masyarakat yang butuh pertolongan kami. Masyarakat wilayah Aceh Besar juga dapat kami respon selama waktu yang kami tempuh memungkinkan untuk melakukan pertolongan atau evakuasi kira-kira 10 menit dari pusat Kota Banda Aceh. Bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan layana kami dapat menghubu kami segera di layanan telepon (0651) 113,” tambahnya.

Pada akhir kegiatan pelatihan, Kepala Seksi Pembina dan Pengembangan Tenaga Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, Yudi, menyampaikan betapa pentingnya kesadaran akan pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran.

“Pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya bagi masyarakat umum. Sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian. Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai,” katanya. Jum’at (15/10).

“Acara berjalan sesuai dengan skedul yang telah dibuat. Psrtisipasi dari para peserta pun cukup antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut”, ungkap Agusmidi, Wakil Kepala Sekolah SMK SMTI Banda Aceh Bidang Penjamin Mutu. Jum’at (15/10)

Agusmidi yang juga merupakan Master Representative (MR) Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) SMK SMTI Banda Aceh juga mengajak kepada peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut untuk dapat mengaplikasikan apa yang telah diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan. “Saya berharapkan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini agar dapat meningkatkan pengawasan terhadap K3, siaga tanggap darurat bencana, dan juga mampu menggunaka APAR.”

   

Kegiatan pelatihan ditutup dengan kegiatan simulasi pemadaman api. Pada simulasi ini tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh memberikan penjelasan mengenai hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan kebakaran dan mengajarkan bagaimana cara menangani kebakaran dengan benar dan tepat serta cara penggunaan alat yang akan digunakan dalam memadamkan api. Seluruh peserta dengan antusias mengikuti arahan yang diberikan dan mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan materi-materi yang disampaikan.(MAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *