Pentingnya BK di Sekolah, Khususnya SMK SMTI Banda Aceh (Part 2)

Pentingnya BK di Sekolah, Khususnya SMK SMTI Banda Aceh (Part 2)

Hai Rakan Industri

Pertanyaan selanjutnya yang kita utarakan kepada Buk Icha adalah,

Dalam kondisi normal (nonpandemi), bagaimana implementasi BK kepada siswa SMK SMTI Banda Aceh?

Ia menjelaskan bahwa implementasi BK di SMK SMTI Banda Aceh berupa pelaksanaan program bimbingan dan konseling yang diberikan secara langsung (tatap muka). Adapun program yang diimplementasikan di SMK SMTI Banda Aceh seperti memberikan bimbingan kelompok dan layanan informasi sebagai wujud tindakan preventif atau pencegahan siswa melakukan penyimpangan dan pendataan siswa-siswa bermasalah yang dicatat dalam DCM (daftar catatan masalah). Selanjutnya kita lakukan pemanggilan terhadap siswa-siswa yang bermasalah untuk diberikan layanan bimbingan termasuk bimbingan kuratif yaitu bimbingan paska siswa mendapatkan permasalahan.

Kemudian ia menambahkan, “Jika memang itu diperlukan, kita juga mengundang kedatangan orang tua/wali siswa terkait untuk ikut membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi, mengamati permasalahan itu, sejauh mana penyelesaiannya atau studi kasus jika permasalahan sudah terlalu parah dan berat. Layanan bimbingan konseling memberikan banyak sumbangan untuk penyelesaian permasalahan siswa juga pembentukan karakternya.”

Di masa pandemi, bagaimana implementasi BK kepada siswa SMK SMTI Banda Aceh? Seberapa efektif langkah yang diterapkan di masa pandemi dalam implementasi BK?

“Selama pandemi, layanan BK dilakukan secara daring untuk layanan dengan format klasikal. Hanya beberapa siswa saja yang menerima layanan langsung seperti konseling individual dan konsultasi wali kelas. Sisanya layanan diberikan secara daring melalui platform google classroom, whatsapp pribadi, dan grup,” tuturnya.

“Untuk keefektifan, layanannya tentu saja menjadi kurang efektif karena guru BK tidak mampu memantau satu per satu siswa, layanan informasi yang diberikan melalui classroom juga belum tentu dikuasai siswa secara baik. Keterbatasan siswa dalam memiliki gadget serta keterbatasan dalam mengakses internet juga menjadi penghambat dalam penyampaian layanan sehingga membuat layanan konseling menjadi kurang efektif,” tambahnya.

Adakah kendala yang dihadapi dlm implementasi BK pada masa pandemi?

“Ada beberapa kendala yang di hadapi oleh guru BK selama masa pandemi terutama selama di berlakukannya pembelajaran daring. Pemberian layanan informasi dan layanan lainnya secara langsung dan tatap muka tentunya lebih mudah dipahami oleh siswa, dan guru BK dapat melihat langsung reaksi dan respon siswa terhadap layanan yang diberikan. Dengan pembelajaran daring, karakter ataupun perilaku para siswa menjadi sulit dipantau.”

“Tugas yang diberikan kepada siswa menumpuk karena berbagai mata pelajaran memberikan materi dan tugas. Kendala lain, Penyerapan materi layanan informasi bagi siswa menjadi sangat minimum, dan penilaian yang dilakukan guru BK berupa penilaian sikap, penilaian kompetensi, perkembangan bidang pribadi, sosial, belajar, dan karir siswa menjadi kurang terjangkau,” jelasnya.

Solusi yang dihadapi utk mengatasi kendala yang dihadapi selama masa pandemi?

Menjawab pertanyaan tersebut dan merupakan pertanyaan terakhir, Buk Icha menjelaskan, “Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan tetap memantau siswa meskipun belum dilakukan secara maksimal, menghubungi siswa yang memiliki kendala dalam pembelajaran, dan mengabsen siswa melalui classroom agar guru BK dapat mengetahui siswa yang tidak mengakses classroom. Guru BK juga dapat bekerjasama dengan wali kelas dalam memantau siswa selama pembelajaran daring dan operator sekolah dalam menggali informasi mengenai siswa.”

Rakan Industri, dari jawaban-jawaban yang dijelaskan Buk Icha, kita bisa menyimpulkan bahwa impelementasi pendekatan BK sangat penting dalam proses mengoptimalkan perkembangan siswa. Berbagai cara dilakukan, secara langsung atau tatap muka bahkan secara daring. Masa pandemi tidak menghalangi itikad baik para guru BK di SMK SMTI Banda Aceh untuk tetap melaksanakan implementasi bimbingan dan konseling bagi siswa-siswa tercinta. Mereka tetap menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab. Walaupun ada kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, semangat tidak boleh kendur mengingat betapa pentingnya implementasi BK bagi siswa-siswa di seluruh satuan pendidikan, khususnya SMK SMTI Banda Aceh.(DM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *