Gelar Wisuda Angkatan Ke-52, SMK SMTI Banda Aceh Lantik 190 Wisudawan

Gelar Wisuda Angkatan Ke-52, SMK SMTI Banda Aceh Lantik 190 Wisudawan

SMK SMTI Banda Aceh – Sebanyak 190 siswa kelas XII TP 2020/2021 SMK SMTI Banda Aceh, Angkatan Ke-52, diwisuda dan sekaligus dilepas untuk memasuki dunia kerja di berbagai perusahaan industri, Kamis (11/11). Disamping bekerja di perusahaan, sebagian di antaranya ada juga yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tingggi bahkan menjadi wirausaha muda.

Kegiatan yang digelar di UCC Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Banda Aceh turut dihadiri oleh jajaran pejabat pusat Kementerian Perindustrian, yaitu Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Yedi Sabaryadi, Kapus PPVI BPSDMI, Restu Yuni Widayati, Kapusdiklat Industri BPSDMI, Tirta Wisnu Permana, Tenaga Ahli Menteri Perindutrian, Mujiyono, serta rombongannya dan juga seluruh pegawai SMK SMTI Banda Aceh.

Selain Jajaran Pejabat Tinggi Kementerian Perinsutrian, acara wisuda tersebut juga dihadiri oleh Walikota Banda Aceh yang diwakili staf ahlinya, Ketua PGRI Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh, perwakilan Camat Kuta Alam, Pejabat Gampong Mulia, Ketua Komite SMK SMTI Banda Aceh, CSR PT. PIM Lhokseumawe, Ketua Yayasan KAMIKITA, orang tua/wali siswa, dan tamu undangan lainnya.

Kepala SMK SMTI Banda Aceh, Junaidi

Kepala SMK SMTI Banda Aceh, Junaidi, dalam laporannya mengatakan bahwa wisuda hari ini merupakan wisuda lulusan SMK SMTI Banda Aceh yang ke-52 sejak pertama sekali meluluskan siswanya tahun 1968. Beliau mengatakan wisudawan yang diluluskan tersebut beberapa diantaranya telah memasuki dunia kerja di berbagai perusahaan industri, ada juga melanjutkan pendidikan serta ada pula yang berwirausaha.

“Tahun ini, SMK SMTI Banda Aceh meluluskan sebanyak 190 orang atau lulus 100% dengan rincian 131 orang dari kompetensi keahlian Kimia Industri dan 59 orang dari kompetensi keahlian Analisa Pengujian Laboratorium. 27 orang atau 14% sudah diterima bekerja, 72 orang atau 38% sedang dalam tahap proses rekrutmen, 67 orang atau 35% melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri dan swasta di Provinsi Aceh dan juga luar Provinsi Aceh, sedangkan 24 orang atau 13% memilih berwirausaha. Sebanyak 28 siswa di antara 190 wisudawan merupakan siswa dual system yang berkerja sama dengan PT Pupuk Iskandar Muda Lhokseumawe”, ungkapnya. Kamis (11/11).

Junaidi juga mengatakan, para wisudawan yang diwisudakan juga telah lulus dan memiliki beragam kompetensi.

“Dari 190 wisudawan yang kita luluskan, mereka telah memiliki kompetensi beberapa diantaranya adalah skema mengoperasikan peralatan grinding sizing sebanyak 129 orang dan skema titrimetri dan gravimetri sebanyak 59 orang”, katanya.

Junaidi juga menambahkan hingga saat ini telah dilakukan kerja sama SMK SMTI Banda Aceh dengan berbagai perusahaan yang tertuang dalam bentuk MoU untuk penyaluran lulusan, magang guru, pelaksanaan prakerin siswa dan kunjungan industry serta pelaksanaan pendidikan sistem ganda (dual system).

“SMK SMTI Banda Aceh telah banyak menjalin kerja sama dan mitra kerja dengan berbagai industry yang ada di dalam maupun luar Aceh. Hasil yang telah dicapai hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan penuh Kementerian Perindustrian yang terus memperhatikan kesejahteraan guru dan pegawai SMK SMTI Banda Aceh”, tambahnya.

Junaidi juga berharap agar pihak Pemerintah Kota Banda Aceh dan BPSDMI terus diperhatikan demi membangun SMK SMTI Banda Aceh yang lebih baik.

“Kepada Pemerintah Kota Banda Aceh kami berharap bimbingan dan arahan agar SMK SMTI Banda Aceh lebih dikenal di kalangan pengambil kebijakan dalam lingkungan Pemerintahan Kota Banda Aceh khususnya dan lingkungan Pemerintahan Provinsi Aceh umumnya. Dan juga kepada Kepala BPSDMI kami berharap agar tahun depan SMK SMTI Banda Aceh mendapat perhatian lebih besar lagi dari tahun sebelumnya, sehingga SMK SMTI Banda Aceh baik sarana maupun prasarana yang dibutuhkan dapat terpenuhi sesuai harapan kita”, harapnya.

Sekretaris BPSDMI, Yedi Sabaryadi

Kepala BPSDMI dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris BPSDMI, Yedi Sabaryadi, menyambut gembira atas diluluskannya 190 wisudawan. Ia mengucapkan selamat kepada para wisudawan, orang tua/wali siswa, guru, serta kepala sekolah atas keberhasilan yang telah dicapai ini.

Yedi Sabaryadi juga mengungkapkan pandemic covid-19 yang belum berakhir memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian negara. Sektor industri berperan penting dalam pembangunan nasional. Pemerintah bertekad untuk terus meningkat daya saing industri nasional agar lebih produktif dan kompetitif baik nasional maupun internasiaonal.

“Pertumbuhan ekonomi industri di masa pandemi ini harus kita dorong untuk lebih produktif dan kompetitif baik nasional maupun internasiaonal. Terdapat 3 faktor utama untuk mendorong pertumbuhan industri yaitu investasi, teknologi, dan sumber daya manusia (SDM)”, ungkapnya. Kamis (11/11).

Yedi Sabaryadi juga menuturkan, Kementerian Perindustrian telah menetapkan kebijakan nasional yang telah tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1009 tentang pengembangan vokasi industri bertaraf global menuju Corporate University.

Yedi Sabaryadi juga menambahkan SMK SMTI Banda Aceh harus menuju sekolah berbasis Excellent bertaraf international. “Untuk menyelenggrakan pendidikan kejuruan industri yang excellent bertaraf internasioanal terdapat lima langkah yang harus diwujudkan yaitu bangun dual system dengan industri, kembangkan sekolah yang bermanfaat bagi masyarakat dalam hal ini UKM dan berkontribusi dalam pembangunannya, terapkan konsep 4.0 melalui pembangunan satelit PIDI 4.0, kembangkan skema kompetensi, dan terakhir buka kelas industri, jalin kerja sama dengan industri yang ada di daerah atau luar daerah, sekolahkan siswa mereka dan setelah lulus jadikan mereka sebagai karyawannya”, tambahnya.

Yedi Sabaryadi juga berharap para lulusan SMK SMTI Banda Aceh yang diwisuda dapat mengaplikasikan serta selalu mengembangkan pengetahuan, kemampuan, dan kompetensi yang dimiliki dalam dunia kerja serta selalu membina kerjasama dan jejaringan baik antar sesama alumni maupun masyarakat industri.

Staf Ahli Walikota Banda Aceh, T. Samsuar

Walikota Banda Aceh yang dalam hal ini diwakilkan staf ahlinya, T. Samsuar, menyampaikan selamat kepada para lulusan. Ia mengungkapkan kepercayaannya kepada para lulusan untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya yakin dan percaya apa yang telah telah diraih oleh lulusan merupakan awal dari lahirnya generasi penerus cita-cita bangsa, yang diharapkan benar-benar memiliki intelektualitas, kapabilitas, dan kredibilitas, serta teruji integritasnya. Semoga dengan ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di SMK SMTI Banda Aceh dapat mambantu para lulusan untuk dapat bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompetitif ini”, katanya. Kamis (11/11).

Sambutan ditutup oleh penyampai harapan oleh orang tua/wali siswa dari Humairah, Murdani. Beliau menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh guru dan pegawai SMK SMTI Banda Aceh yang tanpa pamrih mendidik para wisudawan selama tiga tahun dari tahun 2018 hingga sekarang telah dapat menyelesaikan pendidikannya.

“Kami masyarakat Aceh sangat bangga dan bahagia dengan adanya SMK SMTI Banda Aceh yang satu-satunya di wilayah Aceh. Lebih bangga lagi kami karena anak-anak kami yang diwisuda hari ini telah melaksanakan praktek kerja di berbagai perusahaan. Keberhasilan yang dicapai para lulusan tidak terlepas dari kerja keras dan bimbingan Bapak dan Ibu guru SMK SMTI Banda Aceh yang senantiasa mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya kepada mereka”, ungkapnya.

Prosesi wisuda angkatan ke-52 ini pun berakhir sekitar pukul 12 siang yang ditutup dengan pembacaan do’a oleh M. Aulia Saputra yang juga merupakan PLP Laboratorium Instrumen SMK SMTI Banda Aceh.(MAS)

Penyerahan Penghargaan kepada Siswa Teladan 2021, Muhammad Rijal, oleh Staf Ahli Walikota Banda Aceg, T. Samsuar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *